SEQ (Spiritual Enterpreneurial
Quotient)
Kecerdasan pada umumnya kita ketahui ada 4 antar
lain :
1.
SQ
(Spiritual Quotions)
SQ adalah
kecerdasan jiwa seseorang yang bisa membantu membangun dirinya secara utuh
dengan di bantu dengan supranatural.
2.
IQ
(Intelligence Quotient)
Kecerdasan yang
berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menalar, merencanakan, memecahkan
masalah, berfikir, dan lain lain
3.
EQ
(Emotional Quotients)
Kecerdasan
emosional adalah kemampuan seseorang mengendalikan
diri sendiri, menjaga
semangat, menjaga ketekunan dan lain lain
Yang
akan di bahas adalah mengenai SQ yang berkaitan dengan kegiatan usaha. Di masa
kekinian tidak asing lagi istilah enterpreneur bagi kita. Akan tetapi, kita belum memahami hakikat enterpreneur yang sesungguhnya
agar mendapatkan keuntungan di dunia dan akhirat.
SEQ menjawab tentang dilema ini yang bersumber pada
1.
Tassawuf, yaitu usaha untuk menyucikan jiwa
sesuci mungkin dalam mendekatkan diri kepada Allah
sehingga kehadiranNya senantiasa
dirasakan secara sadar dalam kehidupan.
2.
Ma’rifatullah, yaitu pengetahuan yang obyeknya bukan pada
hal-hal yang bersifat lahir, tetapi lebih mendalam pada batinnya dengan
mengetahui rahasiaNya.
Di dalam
SEQ (Spiritual
Enterpreneurial Quotient ) ada 5 pilar yang harus di pegang oleh pengusaha.
1.
Orientasi
Akhirat
Dalam hal ini kita
harus memahami arti orientasi yang berarti “Di utamakan”. Jadi, orientasi akhirat adalah
menempatkan akhirat sebagai tujuan kita, dalam hal ini adalah perbuatan baik
yang harus kita lakukan.
2.
Mengingat
Mati
Dengan mengingat
mati seseorang akan berbuat yang terbaik dalam tindak tanduknya. Sehingga apa
apa yang telah mereka lakukan berimplikasi positif dengan hasilnya.
3.
Berdzikir
Manfaat berdzikir
yaitu merasakan kejernihan hati, pikiran, dan tindakan. Dengan begitu pengusaha
tidak akan menggunakan kekuasaannya dengan semena mena dan akan berfikir
positif dalaam segala hal ataupun dalam mengambil keputusan.
4.
KhalifatuLLah
Fil Ardh
Pada hakikatnya
semua manusia di ciptakan sebagai pemimpin paling tidak memimpin dirinya
sendiri, kalau sudah bisa memimpin dirinya sendiri maka akan bisa memimpin
dalam jangkauan yang lebih luas lagi.
5.
Jihad
FisabiLILLAH
Berperang
di jalan Allah, hal ini jangan di
artikan sebagai berperang fisik. Sebagai pengusaha kita bisa berbuat jihad
dengan menyisihkan penghasilan yang menjadi hak orang orang yang membutuhkan.
Oleh: Riki Rahman
Editor: Abdul Fadli
-------Salam
diskon-------------RiMan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar