Senin, 19 Oktober 2015

Hutang Luar Negeri (oleh: Lukman A)



Oleh: Lukman ( A )
Utang Luar Negeri

Dewasa ini, perekonomian Indonesia masih belum mencapai prestasi yang membanggakan. Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar masih cukup tinggi, lapangan pekerjaan masih sangat kurang, penganguran masih melanda masyarakat Indonesia. Kebijakan yang sering kali dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah meminjam bantuan dana kepada Negara lain atau bank Dunia. Diharapkan dengan kebijakan ini kebutuhan akan memajukan perekonomian Indonesia dapat tercapai. Akan tetapi tidak semudah itu untuk memulihkan perekonomian Indonesia, banyak benang yang harus diluruskan untuk dapatkan mewujudkanya.

Hutang atau meminta pinjaman kepada pihak lain dalam hal ini Negara atau bank dunia memiliki dampak positif dan negatif. Suatu Negara dapat memenuhi sebagian kebutuhan dengan cara meminjam bantuan dana kepada pihak lain, akan tetapi suatu Negara dapat terjerat hutang jika dana tersebut tidak sesuai rencana, dan hal ini akan menjatuhkan harkat dan martabat suatu bangsa di mata dunia.
Ada cara lain selain meminjam bantuan dana pada pihak lain, yakni dengan cara menjalin kerjasama antara Negara sehingga tercipta simbiosis mutualisme. Dengan hal ini kedua pihak tidak ada yang di rugikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar