Senin, 02 November 2015

REFLEKSI SUMPAH PEMUDA Oleh : Fadli

Refleksi Sumpah Pemuda
 
Meskipun sudah 84 tahun berlalu, sumpah pemuda tetap relevan untuk kita refleksikan bersama mengingat kondisi bangsa dan permasalahan bangsa saat ini, khususnya pemuda sekarang. Pemuda adalah tonggak sejarah bangsa. Sederetan penggerak pejuang rata-rata adalah pemuda. Pada masa-masa tahun 1928 merupakan pemuda yang bangkit rasa nasionalismenya dari latar belakang yang berbeda-beda. Mereka kemudian tersadarkan perjuangan membutuhkan sebuah kekuatan yang besar, dan kekuatan yang besar tersebut tidak akan muncul jika mereka terpecah belah karena perbedaan primordial yang ada.
Maka dari itu, mereka sangat penting untuk melakukan rekonsiliasi dan melupakan luka-luka perpecahan yang pernah ada.
Permasalahan bangsa yang kita hadapi saat ini adalah masuknya budaya hidup ke barat-baratan, sehingga mengakibatkan budaya Negara kita sendiri terlupakan dan termakan budaya asing. Sedangkan kita sangat menikmati budaya asing tersebut, mulai dari gaya berpakaian, gaya berbicara, gaya bergaul dengan sesama, dll. Akibatnya budaya kita sendiri mulai runtuh, mulai hilang dari bangsa ini, dimanakah Negara Indonesia mempunyai identitas sendiri? Pemuda-pemudi di Negara kita acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi pada bangsa ini. Mungkin 10 atau 20 tahun lagi kita tidak akan mempunyai budaya sendiri, bahkan mungkin kita akan menganut budaya asing. Kita sebagai pemuda harapan bangsa seharusnya mempertahankan apa yang seharusnya menjadi milik Nusantara ini. Tak luput dari gerakan-gerakan aktivis atau gerakan perubahan yang akan memperbaiki keadaan bangsa ini.
Kita jangan hanya bisa mengikuti, mentaati, mematuhi budaya asing. Indonesia itu kaya akan budayanya, belum lagi kekayaan laut dan daratnya. Seharusnya kita mempertahankan semua itu, kalau itu sudah kita pertahankan mulai dari budaya sampai kekayaan alam kita, pasti Negara lain akan salut terhadap bangsa ini. Kita ini harapan bangsa, ayo saudara-saudaraku, bangkitlah, kita dibutuhkan oleh bangsa ini, kita perbaiki bangsa ini bersama agar kita benar-benar merdeka.


Oleh     : Abdul Fadli
Editor   : Abdul Fadli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar